Jika mendengar nama Ndas Borok, mungkin sebagian orang akan merasa sedikit terkejut atau bahkan enggan mencicipinya. Nama yang terdengar “seram” ini memang cukup unik dan berbeda dari kuliner pada umumnya. Namun, di balik namanya yang nyeleneh, Ndas Borok justru menyimpan cita rasa lezat yang memadukan manis dan gurih, menjadikannya salah satu kuliner tradisional khas Temanggung yang patut dicoba.
Cita Rasa Sederhana yang Menggugah Selera
Ndas Borok terbuat dari bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan, yaitu singkong, parutan kelapa, dan gula aren. Kombinasi ini menghasilkan tekstur yang lembut dengan rasa gurih dari kelapa yang berpadu sempurna dengan manisnya gula aren. Sensasi rasa tradisional ini menjadi daya tarik utama yang membuat banyak orang menyukainya, terutama bagi pecinta jajanan pasar.
Proses Pembuatan yang Mudah
Selain rasanya yang nikmat, proses pembuatan Ndas Borok juga terbilang sederhana. Singkong dan kelapa terlebih dahulu diparut, lalu dicampur hingga merata. Setelah itu, adonan ditaburi gula aren yang telah disisir tipis agar mudah meleleh saat proses pengukusan.
Adonan kemudian dibungkus atau dialasi daun pisang, yang tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus alami tetapi juga menambah aroma khas. Selanjutnya, adonan dikukus selama kurang lebih 20 hingga 30 menit hingga matang sempurna. Hasilnya adalah kue tradisional yang harum, lembut, dan menggoda selera.
Menjaga Tradisi Lewat Usaha Rumahan
Salah satu sosok yang turut melestarikan kuliner ini adalah Saryanto (42), warga Desa Pendowo, Kecamatan Kranggan, Temanggung. Ia mulai memproduksi dan menjual Ndas Borok sejak tiga tahun terakhir. Usahanya ini berawal dari kenangan masa kecilnya terhadap jajanan tradisional tersebut.
Dengan semangat menjaga warisan kuliner daerah, Saryanto kini terus memproduksi Ndas Borok agar tetap dikenal oleh generasi muda. Baginya, makanan tradisional bukan sekadar panganan, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang harus dilestarikan.
Kuliner Tradisional yang Layak Dicoba
Di tengah maraknya makanan modern, kehadiran Ndas Borok menjadi pengingat akan kekayaan kuliner tradisional Indonesia. Meski namanya terdengar unik, rasanya justru bersahabat di lidah siapa saja.
Bagi Anda yang berkunjung ke Temanggung, tidak ada salahnya mencicipi Ndas Borok. Selain menikmati kelezatannya, Anda juga ikut berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan kuliner khas daerah.
Karena terkadang, kelezatan sejati justru datang dari hal-hal sederhana—seperti Ndas Borok.
