Hingga saat ini Pusakata telah melahirkan dua album. Album pertama bertajuk Dua Buku (2019) dan album kedua bertajuk Mesin Waktu 2020 (2022).Ibarat kenduri yang menyertai momen kelahiran anak manusia sebagai wujud siar dan syukur,Pusakata juga melakukan tur jelajah ke beberapa wilayah Nusantara sebagai kenduri atas kelahiran tiap karyanya. Tur pertama Pusakata bernama Meniti Jalan Pulang dilaksanakan pada medio 2019, menjangkau wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Kemudian tur kedua Pusataka diberi nama Menjelajah Mesin Waktu 2020, dilaksanakan sesaat setelah kelahiran album kedua pada 2022 dengan jangkauan yang lebih luas meliputi Sumatera Barat hingga Pekanbaru, Maluku Utara, Malaysia dan Singapura. Kurang lebih ada 35 kota yang telah dijangkau Pusakata secara parsial di tiap bulan pasca kelahiran album- albumnya.
Tidak puas sampai di negeri jiran saja, Pusakata ingin membawa musiknya terbang jauh hingga ke seberang benua. Misi perjalanannya kali ini bertajuk Pusakata Jelajah Eropa 2025 yang akan diselenggarakan mulai awal Mei 2025. Berikut daftar kota yang akan disambangi Pusakata:
Hamburg, Jerman (2 Mei 2025)
Almere, Belanda (4 Mei 2025)
Paris, Perancis (8 Mei 2025)
Bulle, Swiss (10 Mei 2025)
Praha, Republik Cekoslowakia (15 Mei 2025)
Selain untuk memperkenalkan karya-karyanya pada lingkungan yang lebih luas dan beragam, tur Pusakata kali ini juga sebagai ajang pelepas rindu bagi warga Indonesia pendengar setia Pusakata yang tinggal di Eropa. Harapan Pusakata, semoga perjalanan kali ini dapat sedikit mengobati rindu warga Indonesia pada tanah air dan dapat menjadi stimulan kelahiran album ketiga Pusakata yang saat ini masih dalam proses rekaman. “Saya Is alias Pusakata, ingin menjelajah dan mengarung waktu bersama kawan semua. Bercerita dan melantunkan bait-bait nada pada tur Pusakata Jelajah Eropa 2025, mulai dari bab pertama perjalanan hingga bab-bab berikutnya di kota kawan semua berada,” ungkapnya.
Sampai berjumpa Di Seberang Sana

