Pusakata & Haddad Alwi Rilis Single Kolaborasi Spiritual “Menghitung”


Dunia musik tanah air kembali dikejutkan dengan sebuah kolaborasi lintas generasi dan genre yang tak terduga namun sangat dinanti. Pusakata (Mohammad Istiqamah Djamad), musisi dengan lirik-lirik puitis nan kontemplatif, bersatu dengan legenda musik religi Indonesia, Haddad Alwi, dalam sebuah single kolaborasi spiritual bertajuk "Menghitung".

Lagu ini bukan sekadar rilisan musik biasa; ia adalah sebuah perjalanan spiritual yang dikemas dalam harmoni yang sangat teduh.

Menghitung adalah sebuah proses perenungan atas apa yang kita punya, yang sedang kita jalani, yang sudah terlepas dari kita, serta hal yang akan kita temui. Semoga lewat lagu ini kita dapat lebih banyak bersyukur dan menghitung betapa banyak hal yang lupa kita hitung untuk kita syukuri dalam hidup kita.

Dalam keterangan pers, Pusakata menceritakan proses ide ini, "Di suatu siang saya duduk bersama Abi (Haddad Alwi), melanjutkan rencana akan membuat lagu bersama. Saya pun mengiyakan dengan syarat harus ngobrol dulu, baru lagunya bisa jadi. Beberapa saat kemudian Abi berkata pada saya, "Mas Is, Allah itu menciptakan manusia untuk dibahagiain lho. Kita ini manusia diciptakan Allah SWT untuk dibahagiakan."

Kemudian lanjut Abi lagi, dulu ia berpikir dosa-dosanya banyak sekali. Selayaknya manusia yang penuh dosa, kita selalu mohon ampunan kepada Allah, kita selalu memohon pertolongannya Allah dan yakin Allah akan mengampuni dosa-dosa kita. "Tetapi belakangan ini Abi berpikir bahwa kasih sayangNya Allah, pertolonganNya Allah, cintaNya Allah dan kelembutan Allah lebih besar daripada dosa-dosa kita. Meski belum tentu saat ini kita dalam kondisi lebih baik, atau lebih banyak dosanya. Kenapa kita tidak belajar merasakan cintaNya Allah, bukan hanya sekadar mengerti dan memahami bahwa Allah Maha Penyayang, Maha Pengasih, Maha Pengampun, Maha Pemaaf, Maha Lembut," pungkasnya.

Mendengar itu saya terhenyak sembari berkata dalam hati, "Betul juga ya." Kita lebih banyak mengingat Allah dalam namaNya, bukan berupaya jauh merasakan seluruh nikmat yang kita kecap setiap saat di setiap detik hidup kita. Bahkan di masa yang paling sulit. Cinta Allah begitu kuat, kasih sayangnya begitu dekat, tak pernah lepas dari diri kita."

Dari sana terbersit satu kata untuk judul lagu ini yaitu Menghitung.

Aransemen yang Megah namun Intim
Secara musikal, "Menghitung" dibalut dengan aransemen yang sangat apik. Pusakata, yang juga bertindak dalam proses kreatifnya, berhasil membangun suasana yang megah namun tetap terasa sangat dekat di telinga. Penggunaan instrumen akustik yang dipadukan dengan lapisan ambience menciptakan ruang luas bagi pendengar untuk melamun dan merenung.

Lagu ini tidak mencoba menjadi rumit. Kekuatannya justru terletak pada kesederhanaan melodi yang mudah diingat (catchy) namun memiliki bobot emosional yang berat.

Sebuah Oase Digital
Di tengah tren musik yang seringkali hanya mengejar viralitas, kehadiran "Menghitung" dari Pusakata dan Haddad Alwi adalah sebuah oase. Lagu ini sangat cocok dinikmati saat sedang membutuhkan ketenangan, saat ingin berdialog dengan diri sendiri, atau sebagai teman dalam perjalanan pulang di sore hari.

Rilisnya single ini membuktikan bahwa musik spiritual tidak harus selalu kaku. Ia bisa tampil modern, puitis, dan tetap menyentuh relung hati yang paling dalam tanpa kehilangan jati dirinya.

Lagu ini sudah tersedia di semua Digital Service Provider (DSP) mulai 10 April 2026, selamat menikmati.

MENGHITUNG

Song Credit Titled 

Pencipta Lagu & Penulis Lirik : Mohammad Istiqamah Djamad

Produser Eksekutif : Haddad Alwi Production
Produser  : Pusakata 
Published : MyMusic
Karya Sampul : Muhammad Haykal
Vokal : Mohammad Istiqamah Djamad
Vokal : Haddad Alwi
Vokal Latar : Mohammad Istiqamah Djamad
Gitar nylon : Mohammad Istiqamah Djamad
Klarinet : Eugen Bounty
Bass : Mohammad Istiqamah Djamad
Key & Pads : Daniel Samarkand

Direkam di Studio Haddad Alwi Production (HAP) 
Sound Engineer Daniel Samarkand 
Mixing dan Mastering : Sound Better Music Studio